Instalasi Mikrotik RB750
dengan Speedy (simple)
Banyak
pertanyaan yang tanya “Mas, sya sudah beli mikrotik RB750 saya mau pasang dengan
speedy.. itu bagaimana yah?” Disini saya coba jelaskan sedikit dan mudah2an
membantu. Kenapa disini saya bilang simple? yah karena disini tinggal pasang
aja.
Mikrotik
RB750 mempunyai default setting yang bisa langsung digunakan untuk dijadikan
“router” ingat yah hanya dijadikan router internet biasa, dan belum berpengaruh besar
dengan optimasi jaringan yg ada, hanya menambah HOP router 1 lagi sebelum
keluar ke internet. Sebelumnya mungkin anda sudah tau implementasi dasar jaringan komputer di artikel saya lainnya. Kasus kali
ini anda akan menggunakan router mikrotik rb750 dalam jaringan anda.
Setelah anda
berencana menggunakan mikrotik rb750 di jaringan anda sebagai gateway router
internet speedy Anda, Anda cukup pasang perangkat ini dihubungkan dari modem
speedy >> mikrotik >> Switch/Hub >> komputer client dengan
menggunakan kabel UTP / kabel LAN, bisa juga lihat artikel saya tentang bagaimana membuat kabel UTP.
Pertama,
kita pastikan apakah sudah maksimal kualitas jaringan speedy kita, agar penambahan perangkat ini
bisa menjadi sesuai dengan yang Anda harapkan.
Cara Instalasi Mikrotik RB750 Dengan Speedy
Di router
Mikrotik RB750 ada 5 Port (Port 1 untuk ISP/Speedy, Port 2-5 untuk komputer
klien)
- Masukan kabel utp dari modem
Speedy ke port 1 di Mikrotik RB750
- Masukan kabel utp dari port 2
ke switch/hub atau langsung ke komputer Anda.
Setelah
semua kabel terkoneksi dengan benar, anda cek IP Address komputer yang
terhubung dengan mikrotik (pastikaan local area connection di komputer anda di
setting “Automatic”)
Start >
Control Panel > Network Connection > Klik 2x pada Local Area
Connection > Klik tab Support
Penomoran IP
Address yang diberikan otomatis dari Mikrotik untuk komputer-komputer klien
adalah 192.168.88.2 – 192.168.88.254 dengan gateway 192.168.88.1 (IP Mikrotik
Anda)
Anda bisa
coba browsing internet kemana aja, harusnya sudah bisa ber internet ria dengan
melalui router mikrotik yang baru saja anda beli.
Sekarang
koneksi anda seperti ini KOMPUTER CLIENT > SWITCH > MIKROTIK RB750
> MODEM SPEEDY > INTERNET
Jika anda
ingin masuk dan melihat mikrotik via winbox untuk melihat settingannya. Buka
winbox, atau jika belum ada bisa lihat cara menggunakan winbox
mikrotik
Connect To : 192.168.88.1 (IP default)
Login : admin
password : kosong
dan Klik “Connect”
Dial ADSL Speedy dengan
MikroTik
Nah kasus
sekarang gimana caranya dial ADSL Speedy dengan Mikrotik.. Jadi mikrotik berperan sebagai yg
men-dial, bukan si modem lagi. Karena saya ga pernah nyicip namanya telkom
spidi, yah saya bela2in pasang spidi dirumah buat nyoba nikahin antara
“speedy dan mikrotik”
Kelebihannya
:
- IP Public yg diberikan speedy
langsung di MikroTik, jdi anda bisa remote mikrotik anda dimana
saja.. Melakukan DMZ or forwarding di MikroTik..
- Mengurangi 1 hop routing, modem anda tidak lagi
merouting jaringan anda. Routing hanya tok mikrotik saja di
jaringan anda
Oke deh kita
mulai… Topologinya seperti ini :
Line Telp
-> Modem -> Mikrotik -> Switch -> Komp Client
Pertama kita
maen2 sama modem adsl kita, Kalo dirumah saya pake modem adsl TP-LINK TD-8816
- Buka browser dan ketik IP modem
kita (defaultnya sih 192.168.1.1) dengan login user admin pass admin
- Masuk ke Interfaces Setup trus INTERNET
- Isi VPI, VCI dan Virtual
Circuit sesuai setting adsl speedy anda (itu ditempat saya)
- Save
Abis itu
kita beralih ke MikroTik.
Mikrotik anda mempunyai 2 ethernet, 1 untuk modem speedy dan 1 lagi untuk LAN.
1. Add ip
address sesuai ethernet
|
1
2
3
4
5
|
/ ip
address
add
address=192.168.100.1/24 network=192.168.100.0 broadcast=192.168.100.255 \
interface=lan
comment="" disabled=no
add
address=192.168.1.3/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 \
interface=speedy
comment="" disabled=no
|
2. Coba ping
dari mikrotik anda ke 192.168.1.1 kalo request time out, periksa kembali
kabel/posisi ethernet ke modem anda
3. Kalo Reply sekarang kita setting Dialoutnya/PPPOE Client di mikrotiknya.
|
1
2
3
4
5
|
/
interface pppoe-client
add name="dial-Speddy"
max-mtu=1480 max-mru=1480 interface=speedy \
user="122*********@telkom.net"
password="*******" profile=default \
service-name="internet"
ac-name="" add-default-route=yes dial-on-demand=no \
use-peer-dns=yes
allow=pap,chap,mschap1,mschap2 disabled=no
|
Isi username
passsword dengan nomor dan password speedy Anda
4. Cek log
MikroTik anda, jika setting anda tidak ada yang salah, lognya seperti ini :
|
1
2
3
4
|
21:04:51
pppoe,ppp,info dial-Speddy: initializing...
21:04:51
pppoe,ppp,info dial-Speddy: dialing...
21:04:54
pppoe,ppp,info dial-Speddy: authenticated
21:04:54
pppoe,ppp,info dial-Speddy: connected
|
5. Setelah
connected anda periksa IP address dan IP Route nya..
Membuat Server Gateway/Router
dengan Mikrotik
Disini saya
menjelaskan bagaimana cara membuat server router yang paling dasar. Saya anggap
anda sudah mengerti cara menginstall mikrotik pada PC dan sudah bisa terkoneksi
ke mikrotik tersebut (biasanya untuk konfigurasi awal menggunakan MAC Address
untuk login ke winbox) dan mengerti perhitungan jumlah IP
menggunakan “/xx”
Mikrotik PC
mempunyai 2 ethernet card/port, port 1 untuk ISP port 2 untuk jaringan lokal
IP didapat
dari provider/ISP
IP Address : 10.10.15.2
Netmask : 255.255.255.252 atau /30
Gateway : 100.10.151
DNS :
100.10.20.1, 100.10.20.2
IP range
yang digunakan untuk jaringan lokal 192.168.0.1/24 (untuk jumlah client sesuka
anda, max 254 client)
Tanpa menggunakan DHCP server (jika ingin menggunakan dhcp, anda bisa lihat
tutorialnya di blog ini)
QUICK START
[ad]Tambahkan
IP address pada masing-masing interface (contoh: untuk IP dari ISP pada ether1
yaitu 100.10.15.2/30, Untuk IP LAN pada ether2 yaitu 192.168.0.1/24
<< ip lan tersebut akan menjadi gateway masing-masing client dalam
setting networknya)
|
1
2
3
|
/ip
address
ip address
add address=100.10.15.2/30 interface=ether1 disabled=no
ip address
add address=192.168.0.1/24 interface=ether2 disabled=no
|
Tambahkan
gateway provider dalam ip route
|
1
2
|
/ip route
add
gateway=100.10.15.1
|
Membuat NAT
dalam ip firewall nat
|
1
2
|
/ip
firewall nat
add
chain=srcnat action=masquerade disabled=no
|
Masukan IP
DNS yang diberikan oleh ISP (misalkan:100.10.20.1 dan 100.10.20.2)
|
1
2
|
/ip dns
set
primary-dns=100.10.20.1 secondary-dns=100.10.20.2 allow-remote-requests=yes
|
Sebelum ada
setting network pada komputer client anda, test dulu apakah mikrotik anda
terhubung ke internet(ex: menggunakan “ping yahoo.com” pada terminal console)
Setting
network komputer anda dengan konfigurasi :
IP address :
192.168.0.2
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.0.1
DNS Server :
192.168.0.1
Cara Reset Setting Mikrotik RB750
Di bagian ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana reset konfigurasi
setting mikrotik RB750 kita. Yang kita lakukan pertama kali yaitu
menghubungkan RB750 dengan PC atau jaringan
LAN kita dan reset setting konfigurasi default RB750
- Konek
kabel internet/WAN (contoh dari modem speedy) ke port 1, dan port 2-5 ke
hub/switch LAN atau bisa langsung ke PC.
- Set IP
LAN komputer anda dengan setting otomatis (DHCP)
- IP
default mikrotik rb750 adalah 192.168.88.1 dengan default username “admin” password kosong. IP
yang di dapat PC klien 192.168.88.2 sampai 192.168.88.254.
Mikrotik RB750 ada 5 Port (Port 1 untuk ISP/WAN, Port
2-5 untuk client)
- Masukan
kabel utp dari modem speedy ke port 1 Mikrotik RB750
- Masukan
kabel utp dari port 2 ke switch/hub atau langsung ke PC Client
Setelah semua kabel terkoneksi dengan benar, anda cek IP Address PC client
yang terhubung dengan mikrotik (Local Area Connection di set
Automatic/DHCP)
Start > Control Panel > Network Connection > Klik
2x pada Local Area Connection > Klik tab Support
cara setting mikrotik rb750
Ip Address yang diberikan otomatis Mikrotik untuk PC client 192.168.88.2 –
192.168.88.254 dengan gateway 192.168.88.1 (ip default router mikrotik)
Buka winbox, kalo belum ada download dari RB750
anda dengan browsing ke alamat IP mikrotik anda http://192.168.88.1/winbox/winbox.exe
Winbox Mikrotik
Login dengan username password default :
Login : admin
Password : kosong
Akan tampil dialog seperti ini
Opening Wizard ^_^
Untuk mereset konfigurasi setting mikrotik RB750 klik “Remove
Configuration” dan RB750 anda akan restart. Koneksi kembali ke
mikrotik tapi tidak dengan IP yg sebelumnya. Anda harus membuat Statik IP PC
anda dulu.
Start > Control Panel > Network Connection > Klik
2x pada Local Area Connection > Properties > Klik 2x
Internet Protocol (TCP/IP)
Lanjut masukan IP address seperti diatas lalu klik OK
Karena RB750 belum ada settingan IP/masih kosong anda bisa login dengan winbox
menggunakan MAC Address dengan klik tanda “…”
Klik MAC Address mikrotik RB750 dan Klik
Connect. Yak, sekarang RB750 anda tidak ada konfigurasi sama sekali alias
perawan jing jing.
Cara Setting Mikrotik RB750 Sebagai Router
Tujuan kita beli mikrotik emang buat apaan? ya buat jadi router donk ^_^
tapi bagian kerennya kita setting dari paling dasar konfigurasi mikrotik
sebagai router.
Atur masing-masing port pada setting
mikrotik rb750
Misalnya anda berencana untuk setting Port 1 > untuk koneksi ke
internet/modem dan Port 2 > untuk ke hub/switch LAN klien. Karena disini
kita bebas mau posisi port kayak apa.
Klik menu “Interfaces” pada menu kiri winbox
ada jumlah interface/port pada mikrotik anda (dalam rb750 5 port)
ether1 > port 1
ether2 > port 2
dan seterusnya……
Dan kasus kali ini kita gunakan hanya 2 port, yaitu ether1 dan ether2
Pertama yang kita lakukan adalah mengganti nama masing2 interface supaya kita
lebih mudah mengetahui ether itu untuk koneksi kemana.
NOTE : Untuk mengganti nama masing2 interface untuk “ether1” jgn dihilangkan
cukup tambahkan “-internet” untuk lebih memudahkan mengetahui itu port brp.
Konfigurasi IP Address pada
masing-masing Interfaces
Klik Menu IP > Addresses > klik tanda “+”
Set IP address masing2 interfaces, untuk subnet IP address bebas sesuai
selera Anda. Untuk contoh saya menggunakan :
Ether1-internet : 192.168.0.2/24
Ether2-lan : 192.168.1.1/24
NOTE : Anda perhatikan pilihan “Interface” untuk masing2 IP
Address, pastikan di interfaces yg benar.
Cek koneksi ke modem dan PC client anda, dalam kasus IP modem speedy anda
192.168.0.1 dan IP PC klien anda 192.168.1.2 (udah tau kan masukin IP Address
di windows? kalo lupa scroll ke atas lagi gan ^_^)
Cek koneksi rb750 ke modem, masuk ke “New Terminal” di kiri menu
Ketik “ping 192.168.0.1” (192.168.0.1 adalah IP address modem)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke modem sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Cek koneksi rb750 ke pc client, ke “New Terminal” di kiri menu.
Ketik “ping 192.168.1.2” (192.168.1.2 adalah IP pc anda)
Atau cek sebaliknya ping dari PC Client ke mikrotik anda
Ketik “ping 192.168.1.1” didalam CMD (192.168.1.1 adalah IP mikrotik anda)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke PC client sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Ctrl-C untuk stop aktifitas PING dalam New Terminal
Cara Setting MikroTik Sebagai
DHCP Server / DHCP Client
Dynamic Host
Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk
memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak
menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara
manual. Jika DHCP server dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang
tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server
DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh
DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Protokol DHCP
terdiri dari dua bagian. Kedua bagian ini adalah:
- Server DHCP, MikroTik yang berperan memberikan
otomatis IP address, IP DNS, dan default gateway pada PC client-client
kita. Jadi kita tidak perlu pusing pembagian IP pada masing-masing PC,
coba anda bayangkan jika PC client anda ada 200 PC yang harus mempunyai IP
untuk bisa terhubung dengan mikrotik anda.
- Client DHCP, yang memungkinkan MikroTik
untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Agar dapat menerima
informasi IP address, IP DNS, dan default gateway dari DHCP Server.
Disini saya
akan mencontohkan bagaimana menjadikan router mikrotik sebagai DHCP Server /
DHCP Client
Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Server
Sekarang
kita coba membuat DHCP server dengan mikrotik menggunakan winbox, tujuannya adalah memberikan
otomatis IP address pada PC client kita. Jadi kita ngga perlu pusing pembagian
IP pada masing-masing PC.
Ini lanjutan
dari artikel Cara Setting Mikrotik RB750 yang saya jadikan contoh setting awal untuk
menjadikan mikrotik sebagai internet router gateway.
Masuk winbox
ke menu IP > DHCP Server > tab DHCP Klik DHCP
Setup (kita pakai feature wizard Setting MikroTik Sebagai DHCP
Server di Winbox)
Select interface to run DHCP server on
Tentukan interfaces mana untuk menjalankan DHCP Server, di contoh ini saya buat
di “ether2-lan” karena interfaces tersebut tersambung di jaringan/switch lokal.
DHCP Server Interfaces : ether2-lan
Select network for DHCP addresses
Tentukan Network ID IP Address lokal anda, contoh disini saya gunakan
192.168.1.0/24 yang nantinya menggunakan Jumlah IP Address 253 IP untuk pc
client
DHCP Address Space : 192.168.1.0/24
Select gateway for given network
Disini isi dengan IP MikroTik agan yang nantinya menjadi IP gateway di PC
Client.
Gateway for DHCP Network : 192.168.1.1
Select pool
of ip addresses given out by DHCP Server
Tentukan range IP address yang akan di berikan ke PC client
Addresses to Give Out : 192.168.1.2-192.168.1.254
Select DNS
Servers
Isi dengan IP DNS yang diberikan ke PC client, contoh ini saya isi IP
mikrotiknya, pasttin dulu mikrotik sekaligus menjadi DNS server dengan centang
“Allow Remote Request” di menu winbox IP > DNS
DNS Servers : 192.168.1.1
Klik Next
Pada wizard
terakhir Leased Time Klik Next dan anda sudah menjadikan MikroTik
Sebagai DHCP Server menggunakan winbox.
Pengetesan
akhir
Setting LAN card di komputer anda menjadi “Obtain an IP address automatically”
Trus gimana
ngatur bandwidth / kecepatan download & upload PC client gan ? Agan bisa coba contoh setting
mikrotik bandwidth management di Limit Bandwidth Client di Warnet
Dengan Simple Queue
Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Client
Di sini kita
akan menjadikan MikroTik sebagai DHCP Client, contoh kasus jika ISP/provider
internet anda memberikan IP address dynamic (berubah-ubah) atau jika anda
menggunakan ISP Telkom Speedy, mikrotik akan menerima IP otomatis dari modem
speedy atau menggunakan ISP FastNet agar menerima IP Public dari modem FastNet
agar mikrotik dapat terkoneksi dengan internet.
Di Winbox
masuk menu IP > DHCP Client
- Klik icon “+”
- Pada tab DHCP kolom “Interface:”
pilih interface/port atau contoh port yang terhubung dengan modem
speedy/fastnet.
- Centang “Use Peer DNS“,
“Use Peer NTP” dan “Add Default Route” dan klik Apply.
- Pada tab “Status”, terlihat
mikrotik anda menerima IP Address, DNS dan default gateway dari server
DHCP.
0 komentar:
Posting Komentar